Jaga Persatuan, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H. Gaungkan ‘Saya Indonesia’

Di lingkungan Polda Bali, khususnya di Satuan Brimob, sosok perwira menengah ini sudah tak asing lagi. Pasalnya, prajurit Bhayangkara bernama lengkap Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H. ini menjabat sebagai  Komandan Satuan Brimob Polda Bali sejak Desember 2019.

Sejak kecil, Ardiansyah Daulay memang sudah bercita-cita menjadi polisi, khususnya  di Korps Brimob.  Cita-cita luhur itu bukan terlahir begitu saja dalam jiwanya. Sejak kecil dia memang  hidup dan tinggal di lingkungan Korps Brimob, lantaran ayahandanya juga anggota Brimob.

“Saya memang lahir di Asrama Brimob Petamburan, Jakarta.  Jadi, keputusan memilih Korps Brimob sudah tertanam dari dulu. Apalagi, setiap hari saya melihat latihannya di Asrama Brimob. Sehingga, keinginan saya menjadi anggota Brimob bertambah kuat,” kata Kombes Pol. Ardiansyah Daulay.

Pria kelahiran Jakarta, 19 Maret 1975, ini mengakui banyak jalur yang dapat dilalui untuk mengabdi pada negara di institusi kepolisian. Namun, dia merasa Korps Brimob menjadi jalur yang pas buat dirinya untuk mengabdi pada negara. “Karena langsung menyentuh serta ada hubunganya dengan kedaulatan negara,” tuturnya memberi alasan.

Terkait momen peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Daulay mengatakan rakyat Indonesia harus tetap semangat merayakannya walaupun di tengah pandemi COVID-19 saat ini.  Pasalnya, menurut dia,  kemerdekaan merupakan warisan para pejuang dan pahlawan yang harus dijaga dan diisi dengan pembangunan.

“Kemerdekaan merupakan warisan yang sangat mahal.  Kita harus menjaganya walaupun darah taruhanya. Sebab, tanpa kedaulatan, kita tidak bisa berdiri dengan kaki sendiri,” kata Daulay bersemangat.

Semangat juang tersebut tetap bergelora dalam diri Ardiansyah Daulay. Sebab, dia langsung merasakan perjuangan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari rongrongan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Daulay pernah tiga kali ditugaskan dalam operasi pemulihan keamanan negara di Aceh. Dia juga pernah ditugaskan dalam operasi yang sama di Timor Timur, Ambon,  dan Sambas. Dia juga pernah ditugaskan menjalankan misi perdamaian FPU II United Nations and African Mission in Darfur (UNAMID) di Sudan.

“Saya melihat dan merasakan langsung ketika sesama orang Sudan harus berperang,” tuturnya.

Itu sebabnya, Daulay menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di negeri tercinta ini. Walaupun terdiri dari beragam suku, agama, dan ras, kata dia, Indonesia harus tetap bersatu sesuai falsafah Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.

“Sepatutnya, yang pertama kita gaungkan adalah ‘Saya Indonesia’.  Setelah itu, misalnya, ’Saya asli Sumatra Utara’,  sehingga tertanam jiwa persatuan yang kuat sebagai bangsa Indonesia,” pungkasnya.

RIWAYAT KARIER KOMBES POL. ARDIANSYAH DAULAY, S.I.K., M.H.

1996 –  Mako Korps Brimob Polri

2003 – 2005, Polda Metro Jaya

2006 – 2009, Secapa Lemdiklat Polri

2009 – 2013, Satuan III Pelopor Korps Brimob Polri

2009 – 2010,  FPU II United Nations and African Mission in Darfur (UNAMID)

2013 – 2014, Satbrimob Polda Kalsel

2014 – Pasis Sespimmen 54

2014 – 2015, Polda Riau

2016 – 2017, Kapolres Gunung Mas Kalimantan Tengah

2017- 2018, Wadansat Brimob Polda Kalsel

2018- 2019, Dansat Brimob Polda Kalsel

2019- Sekarang Dansat Brimob Polda Bali

 

Jaga Persatuan, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay Gaungkan ‘Saya Indonesia’

Related posts